Sabtu, 24 Februari 2018

Pasti. Bisa. Berubah

Hidup di dunia ini bentar banget. Tapi gue masih belum bisa bertanggung jawab untuk diri sendiri.

Berleha-leha dan menyesal kemudian.

Jadi inget masa-masa kuliah.

Lulus adalah suatu keajaiban untuk orang kayak gue.

Tapi tadi gue nonton video.. tentang cewek yang gendut banget.

Super gendut sampai ga bisa jalan. Terus dia mau berubah.

Beliau ngatur pola makan. Beliau berusaha menghipnotis diri sendiri bahwa beliau suka sit up.

Dan akhirnya berhasil. Beliau maksa diri sendiri untuk melakukan hal yang benar. Dan berhasil.

Beliau jadi lebih kurus. Dari yang sebelumnya ga bisa jalan, jadi bisa jalan. Dan Ya Rabbana, Engkau benar-benar Maha Pengasih.

Aku juga bisa berubah. Aku yakin bisa. Apa yang sudah terjadi maka terjadilah.

Mulai sekarang harus lebih baik lagi.

Kalau kubaca ulang tulisan-tulisan di blogku, aku suka senyum sendiri.

Betapa seorang manusia, terus-menerus berusaha untuk keluar dari lumpur dosa.

Bismillah. Pasti bisa. Allah bersamamu.

Senin, 19 Februari 2018

Halo

Halo

Fenomena dunia yang sedang terjadi sekarang apa ya ? Sudah lama otak tidak dipenuhi dengan bacaan yang baik.

Sedih sekali, waktu hanya dihabiskan dengan membuka instagram.

Jadi ingat puisi menyesal. Menyesal tua tiada berguna, hanya menambah luka sukma.

Kepada yang muda kupesankan, jagalah barisan di waktu pagi.

Ya gitu lah kurang lebih. Urang juga gatau ngomong apa wkwk

Hm.

Ulil kamu sebenarnya mau berubah ga sih ?

Kalau terus-terusan kayak gini, ga bakal baik untuk dirimu dan pasanganmu nanti, apalagi anakmu nanti.

Berubahlah. Pantaskan dirimu.

Bukan untuk pasanganmu. Bukan untuk anakmu nanti.

Tapi untuk dirimu.

Agar, ketika bercermin, kau akan melihat dirimu yang telah melakukan hal terbaik yang bisa dilakukannya.

Dan perasaan bangga akan menyelinap di dalam hatimu, bangga pada dirimu yang telah berjuang sepenuhnya.

Bismillah saja, dan mulai lakukan sekarang, jangan ditunda lagi.

Karena the saddest fact about procrastination is what we procrastinate for weeks, is not more than 1 hour to be done.

Jadiii, uda tau kan apa yang harus dilakuin sekarang :)

Yuk, mandi taubat, cuci tumpukan piring, dan baca buku hadits

Biar bisa tidur jam 9, dan bangun jam 4 untuk cuci baju.

Bismillah, jangan kebanyakan rencana, nanti ga jadiii.

Jadi, ada 5 hal yang harus dilakuin mulai sekarang.

Yuks bismillah :)

Senin, 12 Februari 2018

Kita keren, kita bisa :)

Well, gue tipe yang percaya bahwa everything in this life happen for a reason (although almost all the time the reason is our own stupidity).

But..

Selama ini, gue seneng kalau dipuji cantik (bahkan gue sering minta puji cantik ke temen gue, especially haris karena dia murah pujian haha).

Tapi sebenernya deep down in my heart banget nih, gue ga peduli omongan orang. Mau orang bilang gue ga cantik, toh gue juga hidup hidup aja.

Yang paling gue peduliin adalah omongan gue sendiri. Disaat gue ngerasa down dan diri sendiri malah buat lebih down lagi.. hedeh..

Gue juga manusia biasa sih, kan deep down doang gue ga peduli. Selama ini gue peduli, apalagi akhir-akhir ini.

Tapi yang paling gue harapin adalah pengakuan dari diri sendiri. Ternyata itu yang paling sulit.

Dan fun fact nya adalah, semua orang di dunia ini ternyata punya bagian yang paling buat dia insecure, yang bisa jadi bagi orang lain adalah :

"Aelah cuma gitu doang"

Dan pagi iniiiii, gue nonton trailer film "I feel pretty". Haha

Dan well, menurut gue itu bener banget. Betapa bahagianya menganggap diri sendiri cantik tanpa peduli omongan orang lain. Betapa bahagianya bisa sepercaya diri itu.

Dan hal paling keren dari percaya diri adalah orang bisa terpesona dengan itu (karena gue dan banyak orang yang gue kenal akan terpesona dengan hal itu).

Jadiii, mulai sekarang, meskipun gue harus nge-fake perasaan tak menentu diri gue sendiri, atau bahkan gue bilangnya sambil nangis, gue bakal tetep coba untuk bilang...

Is this me ? Wow I am super beautiful - hahaha

Dan yaa berlaku juga dikala sedih, pas lagi sedih, akan baik untuk bersabar dan bilang..

"Wow, I am super happy !!!!" :)

Karena, seperti yang dikatakan oleh ahli propaganda Hitler..

"Kebohongan yang diulang terus menerus akan menjadi kebenaran".

Semangat ya Ulil sayang !!!
Kita keren, kita bisa :))

Kau tahu, hatimu merindukan Tuhanmu

Halo ulil.

Sabar yaaa.
Penyesalan memang selalu datang terakhir.

Makanya dibutuhkan emotion control..

Tapi gapapa, Allah Maha Pengampun. Ada banyak pilihan salah yang kita ambil dalam hidup ini..

Tugas kita adalah memperbaikinya.

If you are broken, you don't have to stay broken.

Bukankah Allah swt Maha Pengampun lagi Maha Penyayang ?  Maka bertaubatlah ulil.

Tinggikanlah dirimu, hingga dunia terlihat begitu kecil, tak berarti.

Karena dunia adalah butiran debu di bawah kaki kita.

Jadi, kuingatkan sekali lagi, jangan pernah takut kehilangan manusia. Karena bila memang ia takdirmu, maka ia akan ada.

Maka ikhlaskanlah. Ikhlaskanlah dengan menyebut nama Allah SWT Yang Maha Agung.

Dan mungkin ini teguran untukmu. Untuk tidak sombong, merasa diri lebih baik. Lupa bahwa manusia adalah tempat berbuat salah, dan manusia hanyalah makhluk yang mau tidak mau, harus selalu bangkit dari kesalahan.

Maka relakanlah. Maka ikhlaskanlah. Bila memang ia untukmu, maka ia akan ada.

Maka kupersembahkan kepadamu, seorang wanita yang menolak terpuruk dalam keterpurukannya.

Seorang wanita yang dimatamu cantik. Wanita yang malang namun menginspirasi, yang bahkan tak berpikir bahwa ia malang,

MUNIBA MAZARI.

Ulil, jangan sombong. Biasa saja, dan tak perlu membuktikan dirimu pada siapapun.

Karena yang hakiki, yang kekal, adalah Allah swt. Maka ucapkanlah dalam dadamu..

Astaghfirullahhaladzim
SubhanaAllah
Walhamdulillah
Walailahailaullah
Walahaula
Walakuatailabilla hilaliyiladzim

AlahummasolialaMuhammad, wa ala alihimuhammad.

Ulil, ingatlah.. ketika kau mati-matian mengharapkan orang untuk ada, untuk mendengarkan keluh kesah hatimu, ia tak ada.

Tapi Allah ulil, Allah Yang Maha Mencintaimu, justru menunggu engkau datang.. menunggu engkau bercerita, menunggu engkau menangis mengharap kepadaNya..

Dan kau tahu apa nikmat terbesar yang kau dapat dari itu ? Ketenangan hati..

Maka ikhlaskanlah, karena bila ia rezekimu, ia akan tetap menjadi rezekimu.

Bismillahhirrohmannirrohiim.

Senin, 29 Januari 2018

Dear Ulil

30 Januari 2018, 11.58 am
Jakarta, Indonesia

Dear Ulil,

Apa kabar hatimu ?

Apa kabar lehermu yang sering sakit ?

Apa kabar target-targetmu ?


Kudengar akhir-akhir ini kau terlalu memaksakan kehendakmu. Memaksa Allah Yang Maha Bergantung untuk mengikuti kemauanmu. Memusingkan hal-hal yang pada dasarnya tak perlu kau pusingkan. Melakukan banyak hal yang tidak bermanfaat, dan yang paling menggelisahkan hatimu adalah fakta bahwa kau beberapa hari berturut-turut terlambat solat subuh.


Malu..
Kamu merasa malu kan ??

Maka, yuk berubah.
Mulai sekarang. Dari tindakan.

Dengan rasa sayang teramat tulus, dirimu.

Rabu, 24 Januari 2018

Go Go !!!

Manusia itu rata-rata ga suka direndahkan oleh orang lain. Kalau gue sendiri sih juga ga suka.

Tapi parahnya di hidup gue, sering kali direndahkan itu adalah hasil dari apa yang gue lakukan.

Lakukan apa ? Berlaku seenak jidat.

Yaa misalnya, dari diri gue yang memandang rendah diri sendiri. Kasihan banget. Padahal, meski seluruh orang di dunia ini merendahkan kita, ga seharusnya kita merendahkan diri sendiri.

Karena, setidaknya akan ada satu yang peduli, akan ada satu yang cinta, akan ada satu yang meninggikan. Siapa? Ya diri sendiri.

Lalu, hal yang tidak kalah penting adalah melakukan apa yang dipikirkan. Kalau cuma dipikirkan yaaaa dapet pahala sih kalau niatnya baik, tapi ga lengkap. Maka sebab itu, setidaknya lakukan.

Lakukan apaa ?

Ya lakukan yang terbaik untuk diri. Gini, kadang, pikiran itu tercipta bukan hanya dari penghayatan, tapi juga dari apa yang kita lakukan.

Bisa jadi, karena kita ga kunjung berhasil mencintai diri, pada akhirnya bisa berhasil karena kita terus menerus melakukan yang terbaik yang bisa dilakukan.

Kenapa bisa gini hayoo ? Karena di dalam setiap manusia, akan ada penghargaan kepada orang-orang yang telah berusaha semampunya.

Jadiiiiiii, gimanaaaaaaa ???

Yuk, mulai sekaraaaang, mari berubah.

1. Solat tepat waktu
2. Solat sunnah rawatib
3. Solat duha
4. Solat tahajud
5. Solat taubat
6. Ngaji
7. Baca buku ilmu agama (minimal 1 jam sehari)
8. Baca berita minimal 1 jam sehari
9. Baca ilmu pengetahuan minimal 1 jam sehari
10. Olahraga
11. Minum air putih minimal 8 gelas
12. Makan sayur
13. Makan buah
14. Menulis minimal di blog sehari
15. Cari info s2 minimal 15 menit sehari
16. Bersihin kos
17. Nyuci baju (biar pake baju bersih)
18. Tidur jam 9-11 pm
19. Bangun jam 3-4 am
20. Pake masker madu dan jgn lupa minyak zaitun
21. Berdoa semoga dihindarkan dari marabahaya, selamat dunia akhirat, diberikan kesehatan dan akhlak yang baik serta dijauhkan dari hal-hal haram yang dilarang Allah.

Apabila telah melakukan 21 hal di atas, ayolah Lil, aku jamin kamu akan lebih, jauh lebih menghargai dan mencintai dirimu sendiri.

Karena Putri Nuril Komari Badri adalah seorang yang menghargai usaha terbaik yang dilakukan oleh makhluk hidup, bahkan untuk dirinya sendiri pun begitu.

Yuks lil, skrg uda ditulis target harian, laksanain ini dulu, nanti juga kalau uda dilaksanain yang kecil gini, yang gede juga ikuuut :)

Ga bakal ada langkah ke-1000 kalau ga ada langkah pertama toh ?

Mari bismillah, dengan meyebut nama Allah yang maha Pemurah lagi Maha Penyayang :))

Senin, 22 Januari 2018

7 Deadly Sins

Halo.

Akhir-akhir ini ada banyak hal yang gue pikirkan. Sayangnya yaa cuma dipikirkan aja, ga dituliskan. Kalau ditanya kenapa gitu, ya jawaban paling sederhana yang bakal gue jawab adalah karena gue males.

Padahal ya ga boleh gitu. Kenapa ga boleh ? Karena malas adalah salah satu dari the seven deadly sins.

Nah eh nah, jadi karena mau nulis di blog ini, gue buka lah web berikut :

http://www.bibleinfo.com/en/questions/what-are-seven-deadly-sins

............





Nah eh nah, yang paling sulit gue kontrol sekarang adalah sloth dan well satunya lagi yaaa cukuplah diri gue sendiri yang tahu.

Jadiiiii, intinya adalah gue mau berubah. Gue mau memanfaatkan waktu gue sebaik mungkin dan menenangkan monster yang ada di kepala gue dengan terus-terusan beristighfar.

Kenapa gue bilang monster ? Karena gue mikirin banyak banget hal. Padahal hidup itu dijalani, dan bukan dipikirkan.

Ya meski si Plato gitu apa siapa ya, dia bilang bahwa "Aku berpikir maka aku ada". Ya tapi harus dilakukan juga itu apa yang dipikirkan. Karena bahkan orang gila pun, tetep ada walau dia ga punya pikiran.


Jadiiiii lagi, ini gue list apa yang harus gue lakukan untuk berubah.

1. Hari ini tulis seluruh hal yang dipikirkan (mulai sekarang mau nulis diary deh).

Nah, hambatan dari menulis diary ini adalah, tanpa sadar gue adalah orang yang cukup perfeksionis. Jadi setiap kali gue mau nulis diary, gue mau nulis di buku yang cantik dan baru (hedeh!). Ini gue mau rubah. Pokoknya gue mau nulis di buku, dan yaaa nyimpen buku itu dengan rapi.

Ga perlu beli baru dan cukup menggunakan buku Exim yang ada ya Lil !! Toh baru digunain dikit :)

2. Tulis Target Hidup.

3. Tulis gimana cara mencapainya, baik itu jadwal hidup harian, mingguan, dan bulanan.

4. Ga usah perfeksionis banget nulisnya sampai-sampai memberatkan diri dan akhirnya malah males untuk melakukan apa yang uda ditulis.

5. Lakukan.

Yaudah intinya itu ya Ulil sayang.

Selamat makan siang ke Graha CIMB